Kalo kamu pikir langit itu biru (cerah penuh awan), kamu hanya melihatnya sedikit. Langit itu pekat dan gelap, dan bagiku indah. Langit itu luas menebas jarak, dan bagiku mengagumkan. E.H

Friday, January 29, 2016

Movie vs Book : Insurgent

Tulisan ini mengandung spoiler. Bagi yang belum membaca bukunya atau menonton filmnya lebih baik tidak membaca review ini, kecuali kalo penasaran.. :D

Source: google image

You are ready~
Jadiiiiiii, setelah kemarin ngebahas tentang Divergent, sekarang giliran film ke 2 nya.. Daan sambil nunggu film ke 3 nya keluar, kita nginget2 lagi insurgent yuk :D

1. Tris
Tokoh Tris di buku Insurgent dibuat seolah2 prasangkanya selalu benar. Sebenernya itu yang aku kurang suka dari buku Insurgent ini. Walaupun dia tokoh utama, tapi seharusnya jangan dibuat terlalu sempurna. Tris di Divergent setidaknya tidak dibuat terlihat sempurna, dan itu lebih baik.
Misalnya prasangka Tris tentang Evelyn, prasangkanya tentang informasi yang diberitau Marcus, dll.
Oh ya, rambut Tris di buku dipotong se-dagu. Di film, rambutnya dipotong pendek banget.
Tokoh Tris di film Insurgent dibuat se-normal mungkin. Dendamnya ke Jeanin membuat dia tidak terlalu berprasangka kpd Evelyn.

2. Four
Tokoh Four di buku Insurgent, hmmmmm.. Aku kadang bingung sama Roth, dia bikin tokoh Four kuat di buku pertama, sampai mungkin yang baca "terpesona" sama tokoh ini. Tapi di buku ke dua, Roth memperlihatkan sisi lemahnya kpd semua pembaca. Yah, gpp sih.. Tapi jadinya gimana gitu.
Di buku, Four itu kayak yang banyak baper, terutama dengan hal2 yang menyangkut Evelyn. Dia jadi gak berpikir panjang, padahal di buku pertamanya, Four itu gampang curiga sama orang2 dan gak gampang percaya. Tapi di buku ini dia seolah2 "bodoh", yah tapi wajar sih, itu kan ibunya.
Berbeda dengan di film, Four lebih banyak berpikir, lebih bijak dalam berbuat sesuatu. Mungkin memang itu yang dipilih oleh si pembuat film. Four tampak lebih dewasa di filmnya daripada di buku.
Di buku, Four bersikeras ingin bekerja sama dengan factionless, entah mungkin karena baper sama ibunya atau gimana, padahal Tris udah curiga tentang kerja sama itu. Roth juga dengan tega mempermalukan Four di buku :'( Semua jati diri Four tentang keluarganya dibongkar di markas Candor. Dipermalukan, pengecut yang melarikan diri dari ayahnya.
Sedangkan di film, Tris yang ingin bekerja sama, dengan pertimbangan untuk membunuh Jeanin. Sedangkan Four berpikir lebih "smart" dengan mengetahui rencana Evelyn.

3. Karakter Tokoh Lain
Marcus di buku menyebalkaaaaan sekali, dengan dia yang memang orang sadis, pokoknya nyebelin banget. Berbeda dengan di film, Marcus seperti terlihat sayangnya kepada Four. Pada saat penyerangan Daunthless ke Amity, Marcus melindungi Four -secara tidak langsung.
Uriah di buku lumayan penting, dia juga sebenernya tau tentang dirinya seorang divergent. Tapi di film, Uriah seolah2 tidak tau kenapa dia bisa sadar.
Marlene di buku juga lumayan banyak muncul. Pacar Uriah. Tapi di film seperti mereka hanya teman biasa. Marlene di film bicara cuma pas kena simulasinya Erudite.
Lyn juga di buku sering muncul. Tapi di film cuma sedikit banget scan nya. Lyn di buku mati, di film?? duno..
Gak ada Cara, tetangga Tris sewaktu masih di Abnegation, orang tua Christina, dll banyak tokoh yang hilang.
Caleb, ya ampuun, di buku dia nyebeliiiiin banget. Di film gak terlalu nyebelin.

4. Markas Amity
Di buku, Tris ngamuk ke Peter karena Peter mau ngambil hardisk nya. Sedangkan di film, Tris ngamuk ke Peter karena Peter nyindir kalo orang tua Tris meninggal karena Tris.
Di buku, Tris dikasih peace serum setelah bertengkar dengan Peter. Sedangkan di film tidak ada peace serum.
Di buku, Tris mengamati Marcus dengan Johanna. Ada rahasia dari Marcus yang ingin Johanna tau. Sedangkan di film, Tris hanya sempat melihat Marcus dan Johanna ketawa ketiwi akrab.
Di buku, Tris dan Four sempat ikut diperiksa oleh pembelot Daunthless dan menyelamatkan Peter yang nyaris ditembak. Sedangkan di filmnya, Tris, Four, dan Caleb langsung kabur. Orang2 di Amity diperiksa menggunakan alat untuk mendeteksi orang tersebut ada di faksi mana atau apakah orang tersebut divergent. padahal di bukunya tidak ada.
Di buku, Tris trauma dengan senapan. Sedangkan di film.... madafakaaaaaaa :v dodododooor..dor..dooooor!!!

5. Train
Di buku, Tris, Four, Caleb, Susan ketemu Edward yang matanya kini buta. Di dalam kereta tidak ada perkelahian, saat para factionless mau menyerang, Four langsung mengaku kalau dia Tobias Eaton.
Di film, tidak ada Edward, adanya Edgar (tokoh tambahan yang tidak ada di buku). Mereka sempet berantem gedebag gedebug. Sampai akhirnya Edgar bawa pisau dan Four mengaku dia Tobias Eaton.

6. Rumah Factionless
Di buku, rumah factionless yang ditinggali Evelyn sangat kumuh, tempat tidur bersama2, makanan kalengan. Tris tidur bersama2 dengan yang lain.
Sedangkan di buku, markas factionless sangatlah besar, dengan banyaknya pembuatan senjata. Evelyn punya ruangan khusus, dengan makanan yang lezat. Tris punya kamar sendiri bersama Four.
Kalo di buku, perencanaan untuk menggabungkan factionless dan daunthless itu di kereta. Fournya kayak baperan gitu, terlebih karena ibunya di factionless.
Kalo di film, perencanaan untuk menggabungkan factionless dan daunthless itu di markas factionless. Four lebih tegas dan pintar, gak baperan kayak di buku . hahaha

7. Markas Candor
Di buku, persidangan memang diadakan di Candor, tidak ada pertimbangan untuk dibawa ke dewan. Saat diberi serum kejujuran, Four secara tidak langsung "dipermalukan" di depan umum dengan disuruh mengakui namanya, siapa orang tuanya, kenapa pindah faksi. Setelah selesai persidangan, banyak dari daunthless yang juga kadang jadi nyindir2 Four sebagai seorang pengecut. Yang akhirnya ada "atraksi" mencambuk Marcus di depan umum -walaupun dengan perhitungan-, karena udah gak tahan dengan cibiran orang2 setelah sidang candor tersebut. Di sana juga, ada pemilihan ketua Daunthless baru: Four, Tori, sama siapa gitu.
Pas para pembelot Daunthless datang, Four dan sisa daunthless lain diselamatkan Cara dkk (Erudite). Pada saat itu yang ditembak oleh Eric adalah anak laki2. Eric dibunuh setelah melewati sidang Candor. Eric awalnya mau ditembak sama bertiga dengan hanya 1 senapan yang berisi peluru, tapi meminta Four yang melakukannya supaya Four bersalah.
Di buku, Max bertemu dengan Jack Kang pasca penyerangan. Sedangkan di filmnya tidak ada pertemuan itu.
Di film, persidangan sebelumnya dibawa ke dewan, tapi Four menolak dan meminta untuk disidang di Candor. Di persidangan tidak membahas tentang orang tua Four, jadi Four gak dipermalukan lah  hehehe. Gak ada aksi cambuk mencambuk Marcus, karena Marcus gak ke Candor, dia tetep di Amity. Gak ada pemilihan ketua Daunthless baru.
Pas para pembelot Daunthless datang, Four dan sisa daunthless lainnya diselamatkan Jack Kang (Candor). Pada saat itu yang ditembak Eric ada lah lelaki dewasa. Di sini, Erudite menggunakan alat untuk mendeteksi kadar divergent seseorang, padahal di bukunya tidak ada. Eric dibunuh sebelum disidang, oleh Four karena Eric bertanggung jawab atas hilangnya banyak nyawa. Setelah pemberontakan ini lah akhirnya Four memutuskan untuk menggabungkan kekuatan factionless dan daunthless yang tersisa - dengan terpaksa-.

8. After Attact
Di buku, setelah penyerangan, Tris mengambil sendiri sesuatu yang ditembakkan ke tubuhnya itu. Kembali ke Abnegation dengan para factionless. Di sana yang lain merundingkan penyerangan kembali ke Erudite. Sedangkan Tris berusaha untuk menemukan petunjuk rahasia Marcus. Dan itu yang menyebabkan retaknya hubungan Tris dan Four.
Yang "bunuh diri" itu Marlene, Hactor, dan anak gadis lain. Tris menyelamatkan Hactor dan anak gadis lain.
Sedangkan di film, setelah penyerangan, Tris tidak mengambil sesuatu yang ditembakkan itu. Kembali ke markas factionless. Dan hubungan FourTris baik2 aja..
Yang "bunuh diri" itu Marlene, Hactor, dan Christina. Tris menyelamatkan Christina, Tori menyelamatkan Hactor. Berbeda dengan di buku, sesuatu yang ditembakkan itu mampu mempertahankan dirinya sendiri, sehingga jika dipaksakan dicabut akan membelit saraf yang ada didekatnya.

9. Markas Erudite
Di buku, Tris pergi ke Erudite menyerahkan diri. Di sana dia dijadikan percobaan, discan susunan otaknya. Di uji coba dengan menggunakan berbagai simulasi, dengan tujuan untuk mencari cara supaya divergent bisa dikendalikan.
Setelah diselamatkan Peter, Tris dan Four kembali ke Abnegation. Karena Tris masih trauma dengan pistol, maka dia gak ikut penyerangan. Tris bersama Christina juga Marcus merencanakan untuk mengambil data yang Jeanine simpan. Jadi Jeanine sudah tau tentang itu, tapi dengan egois ia simpan.
Sedangkan di filmnya, Tris pergi ke Erudite menyerahkan diri. Di sana dia harus memecahkan ke 5 faksi untuk membuka data dari orang2 dahulu yang mendirikan kota Cikago ini. Jadi Jeanine memang tidak tau pesan apa yang dibawa orang2 dulu itu.
Setelah diselamatkan Peter, Tris dan Four kembali ke simulasi itu untuk memecahkan informasinya.


Yah pokoknya gitulah :D
Komentarnya:
- Untuk Badboy Four aku suka yang di buku, tapi tidak dengan baper dan konfliknya dan dipermalukannya
Book: 60
Movie: 80

No comments:

Post a Comment

terimakasih untuk selalu berkomentar baik ;)

Large Grey Polka Dot Pointer